Surabaya, korannasional.id - Kader PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya, Jawa Timur, mengikuti pelatihan penanggulangan kebakaran, Minggu (12/10/2025).
Seluruh kader DPC PDIP Kota Surabaya diharapkan bisa tanggap saat terjadi kebakaran.
Apalagi saat kebakaran dengan skala kecil. Mereka harus tangkas melakukan penanganan kebakaran dini sebelum kebakaran meluas.
"Fenomena kebakaran meningkat. Semua harus antisipasi," kata Ketua Panitia sekaligus Ketua Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDIP Surabaya, Agatha Retnosari, Senin (13/10/2025).
Baguna mengupayakan ingin terus menyiapkan upaya memperkuat kesiapsiagaan kader partai hingga tingkat akar rumput. Satu di antaranya menggelar pelatihan penanganan dini kebakaran.
Diakui bahwa meningkatnya kasus kebakaran di Surabaya, baik di kawasan permukiman maupun perkampungan padat penduduk. Hingga ada korban jiwa.
Kader PDIP harus memilki kemampuan mitigasi, tidak hanya sekadar menonton saat terjadi kebakaran. Teknik penanganan dan pencegahan kebakaran diberikan.
Peserta harus menularkan ilmu penanganan dan pencegahan kebakaran ke ranting dan anak ranting di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Yordan M Bataragoa, menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi upaya nyata partai dalam membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat menghadapi bencana.
“Kami ingin kader tidak hanya mampu memadamkan kebakaran, tapi juga memahami cara mencegahnya. Mencegah jauh lebih penting dari pada sekadar menyantuni korban,” tegas Yordan.
Dia mengapresiasi kegiatan tesebut.
Dia minta anak muda harus aktif. Semua harus punya semangat membantu dan punya kemampuan. Karena penolong yang baik adalah mereka yang siap dan tidak justru menjadi korban.
Pelatihan tersebut diklaim sebagai pelatihan pertama di Jawa Timur dan ketiga di Indonesia dalam lingkup DPC PDIP Surabaya.
