Notification

×

Tag Terpopuler

Ketahuan, HP Disembunyikan dalam Bungkusan Makanan Saat Kunjungan di Lapas Tulungagung

Kamis, 09 Oktober 2025 | Oktober 09, 2025 WIB Last Updated 2025-10-10T06:52:32Z

Tulungagung, korannasional.id - Seorang perempuan yang mengunjungi saudaranya, Dedy Ariyanto di Lapas Kelas IIB Tulungagung nyaris berhasil menyelundupkan sebuah handphone (HP), Kamis (9/10/2025).

Upaya penyelundupan HP ini akhirnya gagal, setelah petugas keamanan Lapas Tulungagung curiga dengan barang kiriman yang didapat warga binaan kasus narkotika ini. HP warna biru ditemukan petugas jaga di dalam salah satu  bungkusan makanan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Tulungagung, Dhonny Galeh Sulistyo, mengatakan warga binaan Dedy menerima kunjungan dari pukul 14.40 WIB hingga 15.10 WIB.

“Ada seorang perempuan yang mengaku sebagai saudara salah satu warga binaan kami. Dia datang dengan membawa sejumlah bungkusan makanan,” jelas Galeh.

Setelah kunjungan selesai, Dedy menjalani prosedur tetap, menjalani pemeriksaan badan.

Saat itu Dedy diperiksa di pintu 4 Lapas Tulungagung dan tidak didapati barang mencurigakan di tubuhnya. Namun petugas curiga pada salah satu bungkusan makanan yang dibawa, karena segelnya sudah rusak.

“Akhirnya petugas kami melakukan pemeriksaan lanjutan makanan yang sudah rusak segelnya itu,” sambung Galeh.

Dalam salah satu kotak styrofoam wadah makanan, petugas menemukan HP warga biru. Temuan ini lalu dilaporkan ke KPLP dan dilakukan pemeriksaan lanjutan kepada Dedy.

Kepada petugas, Dedy mengakui HP itu didapat dari saudara perempuan yang baru mengunjunginya.

“Kami apresiasi kejelian petugas yang akhirnya menggagalkan upaya penyelundupan ini. Ini bagian dari komitmen kami menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” tegasnya.

Menurutnya, Lapas Tulungagung selalu melakukan pengawasan dan memperketat pemeriksaan setiap barang yang dibawa pengunjung.

Pihaknya tidak memberi toleransi pada setiap barang yang dilarang di dalam Lapas, seperti HP.

Kepala Lapas Tulungagung,  Ma’ruf Prasetyo Hadianto, dalam upaya mencegah penyelundupan barang terlarang, pihaknya menjaga integritas dan disiplin setiap petugas.

Selain itu pihaknya juga punya prosedur yang wajib ditaati dan ditegakkan setiap petugas jaga.

Menurutnya, keberhasilan menggagalkan penyelundupan HP ini bukti kesigapan serta dedikasi petugas Lapas Tulungagung.

“Kami terus melakukan evaluasi untuk memperketat sistem pengamanan. Semua demi menjaga lingkungan Lapas yang bersih dari barang terlarang,” timpal Ma’ruf.

Sebelumnya sebuah HP merek Xiaomi Redmi berupaya diselundupkan ke Lapas Tulungagung dengan cara dilempar dari luas tembok, Rabu (1/10/2025) menjelang subuh.

Upaya penyelundupan alat komunikasi Ini gagal karena bungkusan berisi HP ini jatuh di antara Blok B dan Blok C, lalu ditemukan petugas jaga.

Lapas Tulungagung juga pernah mendapati upaya penyelundupan narkoba dengan cara dilempar pada Juli 2025 lalu.

Sebuah bungkusan mendarat di antara Blok E dan Blok B usai dilempar dari luar tembok saat pergantian petugas jaga.

Saat dibuka, di dalamnya ditemukan 1.000 butir pil dobel L, 90 butir pil Reklona dan 49 butir pil ekstasi.

Temuan ini diserahkan ke Satresnarkoba Polres Tulungagung.


×
Berita Terbaru Update