Notification

×

Tag Terpopuler

Kontroversi Proses Terpilihnya Maryono Sebagai Pimpinan Pengurus Partai Golkar DPD 2 Rembang Periode 2025–2030 Secara Aklamasi

Selasa, 14 Oktober 2025 | Oktober 14, 2025 WIB Last Updated 2025-10-15T06:56:47Z


 

Rembang, korannasional.id – Meski tidak seluruhnya anggota memberikan dukungannya, dalam musyawarah Daerah (MUSDA) ke-XI DPD 2 Partai Golkar (Golongan Karya) dengan agenda memilih Pimpinan baru Partai partai untuk menjalankan visi /misi kepartaian di wilayah  Kabupaten Rembang, secara aklamasi pimpinan sidang t memutuskan bahwa Maryono secara sah terpilih menggantikan Anjar Krisniawan, S.T. untuk periode 2025 – 2030 meski tidak seluruhnya pengurus Kecamatan dihadirkan untuk memberikan dukungan kepadanya  kini menjadi kontroversi.



Seperti diungkapkan pimpinan terpilih Maryono  kepada korannasional.id usai menerima Pataka bendera Partai Golkar sebagai simbol bahwa pada  tangkup kepemimpinan pengurus Parati Golkar untuk menjalankan tugas dan fungsinya tersebut pada periode 2025 – 2030, bertempat di Hall Room Pollos Hotel di Jl.Jend. Sudirman No.158, Selasa (15/10/2025).

 

 

“Benar bahwa dalam Musyawarah Daerah ke-XI DPD 2 Partai Golkar Kabupaten Rembang kali ini dengan agenda memilih, memutuskan pimpinan baru pengurus Partai Golkar di Rembang menggantikan ketua pengurus sebelumnya, sehingga sebagai calon tunggal yang telah memenuhi semua persyaratannya, maka melalui aklamasi memutuskan bahwa dirinnya Sah terpilih menjadi pimpinan pengurus  Partai Golkar di Rembang periode  2025 – 2030 ,” ungkapnya.

 

 

Disinggung  mengenai  isu sikap Walk Out  4 Pimpinan Pengurus Kecamatan saat PraMusda yang kabarnya merasa kecewa karena diduga panitia penjaringan calon pimpinan pengurus partai hanya menyuguhkan 1 nama calon untuk dipilih dalam Musda selanjutnya mengapa hanya 1 Nama (Maryono) yang disuguhkan oleh panitia penjaringan sebagai calon pimpinan tunggal sedangkan menurut mereka ada nama calon lain yang tidak disebutkan mendaftar saat itu, diakui Maryono tidak mengetahui hal tersebut karena itu adalah wilayah panitia, katanya.

 

 

Lain tempat, seseorang yang mengaku jika sebelum  adanya rapat PraMusda untuk menjaring calon pimpinan pengurus Partai Golkar DPD 2 Kabupaten Rembang mengakui bahwa sebenarnya namanya telah mendaftarkan diri sebagai kandidat calon pimpinan, namun dalam PraMusda 28 September 2025 lalu namanya tidak disuguhkan oleh panitia penjaringan yang 4 Perwakilan Kecamatan yang memiliki hak suara dalam rapat praMusda memilih  sikap Walk Out sebagai ungkapan rasa kecewanya, Priyono, S.E dengan nada kecewa mengungkapkan alasan tersebut.

 

 

“Benar  bahwa pada akhir September 2025 lalu Partai Golkar  DPD 2 Rembang mengagendakan penjaringan calon pimpinan pengurus Partai Golkar untuk periode 2025 – 2030, sehingga sebelum adanya acara tersebut diselenggarakan dirinya mengaku  telah mendaftarkan namanya sebagai kandidat calon pimpinan penguru Partai, tetapi saat diselenggarakannya Pramusda daftar namanya malah hilang tidak disuguhkan oleh panitia, dan akhirnya hanya muncul 1 nama calon pimpinan tunggal yang saat ini dipustuskan Sah terpilih memimpin pada agenda MUSDA ke-XI DPD 2 Kabupaten Rembang untuk periode 2025 – 2030,” ungkap Priyono.

 

 

Pria yang mengaku telah berkecimpung di dunia politik melalui kendaraan Partai Golkar sejak Tahun 1986 tersebut diakuijuga bahwa  saat ini menjabat sebagai Ketua Kosgoro 1957 termasuk bahwa dirinya saat ini juga menjadi wakil ketua Bid. OKK DPD Golkar hingga saat ini junga menyampaikan sikap kekecewaannya kepada panitia penjaringan yang diduga tidak melalui prosetataca penjaringan yang benar sesuai dengan AD / ART Partai Golkar tersebut mengungkapkan rasa kekecewaannya.

 

 

Disampaikan Priyono, dari kejadian tersebut di atas hendaknya menjadi evaluasi bagi kinerja seluruh pengurus dalam menjalankan penjaringan nama calon pimpinan khususnya pada DPD 2 Partai Golkar Kabupaten Rembang yang diduga berani bersikap menghilangkan 1 nama calon yang telah mendaftarkan diri dengan dugaan tujuan hanya menyuguhkan 1 nama tunggal untuk disepakati, disetujui, didukung terpilih dan menerbitkan Surat Keputusan Pimpinan Pengurus Partai Terpilih agar tidak terus terulang, sehingga menjadikan Golkar DPD Rembang menjadi Kokoh, Solid dan maju, pungkas dan harapnya. (SUGITO)

 

 


 

×
Berita Terbaru Update