Notification

×

Tag Terpopuler

Pasca Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT, Akses Masuk ke Pemkab dan Rumah Dinas Tertutup Rapat

Jumat, 07 November 2025 | November 07, 2025 WIB Last Updated 2025-11-08T07:40:03Z

Ponorogo, korannasional.id - Pasca Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akses menuju Pringgitan (rumah dinas Bupati Ponorogo) dan area perkantoran Pemkab Ponorogo di Jalan Alun-alun utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (8/11/2025) tertutup.

Pantauan di lokasi, pintu masuk sebelah barat yang biasanya terbuka kini portalnya tertutup. Begitu juga jalur-jalur tikus lainnya juga tertutup.

Suasana di lokasi juga sangat sunyi. Warga yang biasa ada di taman area perkantoran Pemkab Ponorogo juga tidak tampak.

Pintu masuk sebelah barat hanya dijaga oleh 2 anggota satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Ponorogo.

“Perintah dari atas untuk ditutup mbak,” ungkap salah satu anggota Satpol PP yang menjaga di lokasi tidak mau disebutkan namanya.

Ketika ditanya apakah perintah Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edy Suprapto? Dia menjawab bukan. “Perintah dari belakang (Pringgitan),” katanya 

Ia menambahkan, hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk. Pengunjung yang ingin masuk harus terlebih dahulu menyebutkan maksud kedatangannya.

“Tukang pengantar galon itu saya tanya, ternyata antar galon ya boleh saja. Setelahnya ada tukang paket mau mengantarkan ya tak persilahkan,” pungkasnya 


Sugiri Sancoko Bungkam Saat Tiba Kantor KPK di Jakarta
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memilih bungkam saat tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Sabtu (8/11/2025) pagi. 

Sugiri, yang baru saja terjaring OTT KPK, tidak memberikan komentar apapun kepada awak media.

Tiba di lobi KPK sekitar pukul 08.10 WIB, Sugiri Sancoko diantar dengan pengawalan ketat dari tim KPK dan petugas kepolisian.

Mengenakan pakaian serba hitam dan masker yang menutupi sebagian wajahnya, Sugiri Sancoko tidak menggubris pertanyaan wartawan terkait kasus yang menjeratnya. 

Ia hanya terlihat mengatupkan kedua tangannya seraya berjalan cepat memasuki gedung untuk pemeriksaan lanjutan.

Sugiri Sancoko tiba bersama rombongan lainnya yang turut diamankan dalam operasi senyap di Ponorogo, Jawa Timur. 

Selain Sugiri Sancoko, tampak enam orang lain yang juga dibawa tim KPK. Mereka langsung digelandang ke lantai 2 untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. 

OTT di Ponorogo ini diduga kuat berkaitan dengan kasus dugaan suap terkait mutasi dan promosi jabatan di lingkungan pemerintah daerah setempat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa tim penindakan telah mengamankan belasan orang dalam operasi tersebut.

"Dalam kegiatan tangkap tangan di wilayah Ponorogo, hingga Jumat malam, tim berhasil mengamankan 13 orang," kata Budi kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025).

Budi menjelaskan, tidak semua pihak yang diamankan langsung dibawa ke Jakarta. 

"7 orang di antaranya pagi ini dibawa ke Jakarta," ujarnya.

Saat ini, KPK belum memberikan keterangan detail mengenai kronologi penangkapan maupun barang bukti apa saja yang telah diamankan.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Sugiri Sancoko dan para pihak lain yang tertangkap tangan.
×
Berita Terbaru Update