Notification

×

Tag Terpopuler

Bedeng Proyek Perumahan di Gresik Terbakar, Butuh 3 Jam untuk Padamkan Api

Jumat, 26 September 2025 | September 26, 2025 WIB Last Updated 2025-09-27T02:50:23Z

Gresik, korannasional.id - Kebakaran melanda bedeng (depo logistik proyek BLP Property) yang berada di kawasan Perumahan Permata Suci (PPS 2), Jalan Permata Boulevard, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun dibutuhkan kerja keras guna memadamkan api. 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, mendapat laporan dari salah seorang pegawai BLP Property, Rahmat (28). 

Laporan diterima jajaran Damkarla Gresik sekitar pukul 15.08 WIB, Jumat (26/9/2025).  

"Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, dengan semua proses baru selesai sekitar pukul 18.45 WIB," ujar Kepala Damkarla Gresik, Suyono.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Damkarla Gresik dari Rahmat, tiba-tiba ada percikan api di atas atap dari salah satu bangunan bedeng sebelah timur.

Api kemudian cepat membesar, selain karena bahan mayoritas terbuat mudah terbakar, juga dipengaruhi angin cukup kencang. 

Terlebih di lokasi, kebetulan sedang tidak ada pekerja. Rahmat lantas memberitahu Dicky (35) selaku penanggung jawab, yang kemudian diteruskan dengan melaporkan kejadian kebakaran kepada Damkarla Gresik. 

"Masih dalam penyelidikan (penyebab kebakaran), kerugian juga masih dalam penyelidikan," ucapnya.

Untuk dapat memadamkan api yang membakar bedeng tersebut, sebanyak sebelas petugas dikerahkan. 

Mereka mendapat dukungan satu unit kendaraan semprot karba besar, dua unit kendaraan suplai karba kecil dan tiga unit tangki. 

Termasuk, juga dibantu oleh petugas PLN dalam memutus aliran listrik menuju bedeng untuk sementara waktu. 

Selain itu, kebakaran juga sempat terjadi di lahan tebu yang terletak di Desa Watestanjung, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

Sebanyak enam petugas diterjunkan ke lokasi, dengan dukungan satu unit mobil pemadam dan satu unit kendaraan suplai.

Petugas datang di lokasi sekitar pukul 17.34 WIB, dengan proses baru selesai sekitar pukul 19.41 WIB. 

"Api diketahui berasal dari pembakaran rumput ilalang di sekitar lahan tersebut, dikarenakan mau dibuat lahan baru. Akhirnya merembet ke lahan tebu, karena angin yang terlalu kencang," kata Suyono. (Rani) 


×
Berita Terbaru Update