Notification

×

Tag Terpopuler

Nenek Arsina Tinggal di Kandang Hewan Ternak, Gerakkan Babinsa Lumajang Patungan Renovasi Rumahnya

Jumat, 03 Oktober 2025 | Oktober 03, 2025 WIB Last Updated 2025-10-04T02:39:54Z

Lumajang, korannasional.id - Sebuah aksi solidaritas lahir dari Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Berawal dari rasa iba melihat kondisi rumah seorang lansia bernama Arsina, seorang Babinsa Koramil Gucialit menggerakkan warga untuk melakukan perbaikan secara swadaya.

Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal nenek Arsina bersama anak dan cucunya itu nyaris tak layak disebut hunian. 

Bangunannya reyot, atap bocor di mana-mana, sehingga sangat rentan terkena air jika guyuran hujan tiba. Karena itu, ia kerap tidur di kandang sapi demi menghindari hujan.

Melihat kenyataan tersebut, anggota Koramil Gucialit Serma Masruri, Babinsa yang bertugas di desa itu, tak tega tinggal diam. Ia langsung mengumpulkan rekan sesama anggota TNI untuk menggalang donasi.

Aksi kecil itu ternyata disambut antusias oleh warga sekitar dan para dermawan.

“Rumah beliau kondisinya begitu memprihatinkan, dan beliau hanya tinggal bersama anak dan cucu yang juga kesulitan ekonomi. Karena itu, kami putuskan bergerak,” Ungkap Serma Masruri ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/11/2025).

Sehari-hari, keluarga nenek Arsina hanya menggantungkan hidup dari bekerja sebagai buruh pencari rumput untuk pakan ternak orang lain. Untuk makan saja mereka sering bergantung pada pemberian tetangga.

Kini, berkat donasi warga berupa uang, material hingga tenaga, rumah tersebut mulai dibongkar untuk dibangun ulang. Semangat gotong royong terlihat jelas saat warga dan anggota TNI bahu-membahu memulai pembangunan.

“Warga sepakat membantu karena tidak tega melihat beliau tidur di kandang sapi. Dibantu juga oleh Pak Babinsa yang memulai dan menggerakkan,” Beber Sarto, tetangga nenek Arsina. 

Sementara itu, Kepala Desa Tunjung, Sari Rosi, menyebut pemerintah desa sebenarnya sudah memberikan bantuan sebelumnya, namun perbaikan rumah belum bisa dilakukan karena kendala anggaran. 

Ia mengapresiasi inisiatif Babinsa dan masyarakat.

“Semoga proses rehab rumah ini berjalan lancar sampai selesai. Kami sangat berterima kasih,” Tandasnya. (Rani)


×
Berita Terbaru Update