Bojonegoro, korannasional.id – Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang wilayah barat Kabupaten Bojonegoro, Selasa (4/11/2025) sore. Hembusan angin yang begitu kencang merusak sejumlah bangunan rumah warga dan Puskesmas di Kecamatan Ngraho.
Rudui, warga setempat, menceritakan detik-detik datangnya angin kencang itu sekitar pukul 16.00 WIB. Awalya mendung hitam menyelimuti langit Kecamatan Ngraho.
Tak lama berselang angin puting beliung menerjang disusul hujan deras. Dalam waktu singkat, genting rumah beterbangan dan beberapa bangunan mengalami kerusakan.
“Awalnya hanya mendung biasa, tapi tiba-tiba angin datang sangat kencang. Genting rumah langsung beterbangan, lalu hujan turun deras,” tutur Rudi.
Sementara itu, Kepala Pelaksanaan (Kalaksa) BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi mengatakan berdasarkan data laporan kejadian sedikitnya dua rumah warga yang terdampak mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan angin kencang tersebut.
Masing-masing rumah milik Ramlan (70) dan Ahmad Romlan, keduanya warga Desa Ngraho, Kecamatan Ngraho.
Bangunan rumah milik Ramlan berukuran 5x6 meter mengalami kerusakan parah hingga rata dengan tanah dengan taksiran kerugian mencapai Rp15 juta.
Sementara rumah Ahmad Romlan berukuran 5x9 meter mengalami rusak sedang di bagian atap dengan kerugian ditaksir Rp10 juta.
Tak hanya rumah warga, bangunan Puskesmas Ngraho juga dilaporkan mengalami kerusakan di bagian atap teras, serta dua kios rusak ringan akibat terjangan angin.
"Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas BPBD Bojonegoro bersama Satpol PP dan perangkat desa setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan paket sembako kepada korban," terangnya, rabu (5/11/2025).
Selain merusak bangunan rumah warga, amukan angin puting beliung juga merusak sejumlah lapak kontainer UMKM milik warga setempat.
Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Meski demikian, BPBD Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Bojonegoro.