Notification

×

Tag Terpopuler

PEMKOT SURABAYA CEK SALURAN SERENTAK, PASCA LAPANGAN SDN UJUNG V TERGENANG

Senin, 05 Januari 2026 | Januari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-06T04:31:26Z



Surabaya, Korannasional.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat mengatasi adanya laporan sekolah SDN Ujung V yang tergenang pasca hujan deras pada (4/1/2026) kemarin malam. Pemkot melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya turun langsung ke lokasi untuk memastikan, simpanan tidak sampai mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati memastikan, penghentian tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Selain itu, air yang menggenangi lapangan sekolah tersebut juga sudah surut. Meski begitu, ia bersama jajarannya tetap melakukan evaluasi agar sekolah tersebut tidak tergenang lagi. 


"Saya pastikan tadi sama jajaran Dinas Pendidikan untuk memeriksa semua kondisi-kondisi pasca kejadian hujan itu apakah ada (titik) menampung itu. Kita melakukan antisipasi, mudah-mudahan tidak terjadi seperti kemarin lagi," kata Febrina, Senin (5/1/2026). 


Febri menjelaskan, ada beberapa langkah antisipasi untuk mengatasi pengumpulan di lapangan SDN Ujung V Surabaya. Salah satunya, yakni melakukan pembersihan saluran di sekitar sekolah. Selain itu, Dispendik juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya untuk mengatasi pengumpulan di wilayah sekolah. 


“Saya tadi menilik ke sana juga untuk memastikan, bahwa sebetulnya sudah tidak (mengenang), sudah klir semua. Kalau kelas bisbol (tergenang), hanya lapangannya saja,” jelas Febrina. 


Febrina mengungkapkan, penyebab lapangan sekolah tersebut tergenang air karena ada beberapa titik saluran yang tidak lancar. Oleh karena itu, udara tidak bisa mengalir ke luar area sekolah sehingga menyebabkan terakumulasi di lapangan SDN Ujung V Surabaya. 


Adanya hal tersebut, ia bersama jajarannya di Dispendik Surabaya melakukan pengecekan saluran secara serentak agar kejadian itu tidak terulang kembali. "Nantinya kita bersama teman-teman Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) juga melakukan pengecekan kembali. Mungkin dibuatkan sodetan atau seperti apa, jadi bagaimana caranya air bisa segera surut ketika hujan," tutupnya. (Red/Hms)

×
Berita Terbaru Update