Sidoarjo, Korannasional.id | 9 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat penyelesaian pembangunan frontage road ruas Buduran. Proyek ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur Waru menuju Kota Sidoarjo, terutama saat jam sibuk dan libur akhir tahun.
Saat ini, percepatan difokuskan pada pembongkaran bangunan terakhir yang berada di persimpangan jalan. Untuk menuntaskan pekerjaan tersebut, Pemkab Sidoarjo berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Kejaksaan Negeri Sidoarjo.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Machmud, menyampaikan bahwa pembongkaran ditargetkan selesai paling lambat Senin (12/10/2026).
Menurut Machmud, kesepakatan tersebut dicapai melalui rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah instansi terkait. Dengan selesainya pembongkaran, pengerjaan fisik jalan diharapkan bisa segera dilanjutkan tanpa hambatan.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi secara komprehensif, baik dari pihak KAI, Kejaksaan, maupun tim teknis terkait. Dari hasil pertemuan tersebut, telah disepakati bahwa paling lambat pada hari Senin mendatang, bangunan terakhir ini sudah selesai dibongkar secara total,” ungkap Machmud, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, setelah bangunan dibongkar, tim teknis akan langsung melakukan pematangan dan penataan lahan untuk mempersiapkan fondasi konstruksi. Sementara itu, material sisa pembongkaran akan diserahkan kembali kepada PT KAI sebagai pemilik aset lahan.
Kejar Target Pengaspalan Pertengahan Desember
Pembangunan frontage road Buduran memiliki panjang sekitar 350 meter dengan lebar badan jalan antara 7 hingga 8 meter. Pengerjaannya direncanakan terbagi dalam dua segmen utama dengan panjang masing-masing sekitar 150 meter.
Pemkab Sidoarjo menargetkan proses pembersihan dan penataan lahan selesai pada awal Desember 2026. Setelah itu, pekerjaan konstruksi dan pengaspalan akan segera dilaksanakan dengan target rampung pada pertengahan Desember 2026.
Jadwal tersebut disusun agar jalan dapat segera diuji coba dan dioperasikan sebelum pergantian tahun.
“Pemkab Sidoarjo memproyeksikan seluruh ruas jalan pendukung tersebut beroperasi secara penuh untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang libur Tahun Baru 2027,” kata Machmud.
Jadi Jalur Alternatif untuk Mengurai Kepadatan
Penyelesaian frontage road Buduran menjadi salah satu upaya Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di koridor Waru-Sidoarjo.
Jalur tersebut diharapkan mampu menampung sebagian arus kendaraan yang selama ini bertumpu pada jalan utama. Dengan demikian, beban lalu lintas dapat terbagi dan potensi kemacetan, khususnya pada akhir pekan serta periode libur panjang, bisa dikurangi.
Pemkab Sidoarjo berharap proyek tersebut selesai sesuai jadwal sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan jalur baru itu untuk menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari.
(Ahmadi)
