Pasuruan, korannasional.id - Ratusan laptop
Chromebook di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Jawa Timur, masih
dapat digunakan.
Laptop tersebut digunakan
saat digelar Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di semua sekolah yang
mendapatkan hibah bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan era
menteri Nadiem Makarim.
"Untuk semua laptop
Chromebook dalam kondisi dapat digunakan ANBK dan lainnya. Hanya satu unit saja
dalam status hilang," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota
Pasuruan, Lucky Danardono, Selasa (23/9/2025).
Dia menjelaskan jumlah
laptop Chromebook atau komputer yang diterima di tingkat Sekolah Dasar (SD)
sebanyak 297 unit dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 135 unit laptop.
Chromebook itu diterima
mulai tahun 2021 hingga 2023. Sedangkan sumber penerimaannya dari Dana Alokasi
Khusus (DAK) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
"Untuk tingkat SD,
bisa diterima ada yang dari SD Negeri dan SD Swasta. Kalau tingkat SMP,
semuanya untuk SMP swasta. Karena untuk SMP Negeri sudah tercukupi dari
daerah," jelasnya.
Lebih lanjut, Lucky menegaskan pengoperasian Chromebook tidak
menemukan kendala, hampir semua jaringan internet di sekolah sudah memadai.
Sebab, koneksi jaringan internet di Kota Pasuruan sudah memadai.
"Kemarin saya confirm
ke sejumlah sekolah, tidak ada masalah. Namun saya tetap berpesan agar tetap
menjaga secara hati-hati dan aman untuk laptop tersebut," pesan Lucky.
Diakuinya, sejak Nadiem
Makarim ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya pernah dimintai keterangan di
Kejaksaan Negeri Pasuruan. Salah satunya berkaitan dengan perolehan bantuan dan
kondisi laptop Chromebook.
"Kapan hari juga kami
laporkan ke Kejagung juga tentang kondisi dan jumlah laptop Chromebook di
sekolah SD dan SMP," pungkasnya. (Rita)
