Surabaya, korannasional.id - DPRD Surabaya ikut memantau persiapan pembangunan RS Surabaya Utara.
Apabila dipindah dari Lapangan Tembak Kedung Cowek yang sebelumnya direncanakan sebagai lokasi awal pembangunan, DPRD tetap berharap lokasi rumah sakit tetap mempertimbangkan kemudahan akses masyarakat.
"Harus memudahkan akses masyarakat ke lokasi, meme nuhi syarat untuk penyiapan Intalasi Limbah berdasarkan AMDAL, serta memastikan peruntukkan RTRW terhadap lokasi yang akan digunakan," kata Anggota Komisi D DPRD Surabaya Johari Mustawan saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (25/9/2025).
Menurutnya, proyek tersebut masih jauh dari proses ekseskusi. Selain pemilihan lokasi rumah sakit yang belum final, pihak eksekutif juga tengah melakukan Studi Kelayakan (Feasibility Study) yang menyangkut kelayakan secara teknis, ekonomi, hukum, lingkungan, dan sosial.
Hal ini sejalan dengan penyusun desain teknis dan detail dokumen perencanaan (Detail Engineering Design) yang menyangkut gambar kerja, rencana anggaran biaya (RAB), metode konstruksi, sampai jadwal pekerjaan.
"Saat ini, masih menyiapkan FS dan DED berkaitan dengan pembangunan dan pendirian RS," kata politisi PKS ini.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya ini juga memastikan belum ada anggaran yang diplot untuk membangun RS tersebut pada 2026.
Sekalipun demikian, Alumnus Magister Administrasi Rumah Sakit dari Universitas Airlangga menegaskan bahwa fasilitas kesehatan di kawasan tersebut dinilai masih mampu memberikan pelayanan kepada pasien.
Menurut Irvan, ada sejumlah pertimbangan pemilihan lokasi tersebut. Selain memperhitungkan lokasi aset yang sudah ada, juga potensi pengembangan rumah sakit ke depannya.
"Banyak lahan (aset Pemkot) di sana. Apalagi, pembangunan di kawasan utara kan juga terus dilakukan," kata Irvan yang juga mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya ini.
Selain itu, pertimbangan kebutuhan anggaran juga menjadi salah satu alasan memilih lokasi baru. Menurut Irvan, renovasi bangunan eksisting membutuhkan besar anggaran yang berbeda jika dibandingkan bangun baru.
