Notification

×

Tag Terpopuler

Perintah Eri Cahyadi setelah Lampu Hias Kota Lama Surabaya Dicuri hingga Sisa Penyangga: Ayo Tangkap

Kamis, 09 Oktober 2025 | Oktober 09, 2025 WIB Last Updated 2025-10-09T07:07:12Z

Surabaya, korannasional.id - Tengah viral di media sosial soal lampu hias di kawasan wisata Kota Lama Surabaya dicuri orang. Informasi itu seperti yang terlihat dalam video di akun Instagram @suroboyo.pride.

Dalam video, tampak lampu hias yang sebelumnya terpasang di sekitar Kota Lama Surabaya, hanya tinggal beton penyangganya saja.

Terkait hal ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi telah meminta petugas untuk berpatroli di kawasan Kota Lama agar lampu hias yang tersisa tidak dicuri kembali.

"Kita lakukan terus, untuk perputaran teman-teman, perputaran di lokasi (lampu hias). Yang kedua kita juga memasang CCTV," kata Eri ketika berada di Kantor DPRD Surabaya, Selasa (7/10/2025), melansir dari Kompas.com.

Kemudian, Eri juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengejar para pencuri lampu hias yang tertangkap CCTV.

Selanjutnya, dia mengancam akan ada hukuman bagi pelaku. Tak hanya itu, Eri juga berharap, masyarakat ikut menjaga hiasan yang sudah dipasang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sebab, benda tersebut dibeli menggunakan uang pajak.

"Lah lek ono sing nyolong-nyolong ngono ya ayo rek direwangi jogo (kalau memang ada yang mencuri-curi seperti ini ya ayo rek dibantu menjaga) Surabaya," jelasnya.

"Enggak lampu tok (saja), ono (ada) kabel juga sing (yang) hilang kok. Nang ngisore got loh iso ilang (di dalam selokan loh bisa hilang)," tambahnya.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan, jika mengetahui adanya pihak tertentu yang terbukti melakukan pencurian.

"Masyarakat yang ngerti (tahu) orang-orang yang nyolong (mencuri), ya ayo cekelen (ayo ditangkap),” tegas Cak Eri kepada TribunJatim.com, Rabu (8/10/2025).

Pencurian ini, menimbulkan potensi kerugian yang tidak sedikit bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya.

Padahal, lampu-lampu dekorasi ini sengaja dipasang untuk menciptakan suasana Surabaya tempo dulu, dengan tujuan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Ini kan lampu duitnya dari APBD, buat masyarakat untuk menaikkan PAD. Ya ayo dijogo (dijaga)," kata mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Menurut Cak Eri, peningkatan jumlah wisatawan akan berdampak positif pada sektor perekonomian daerah, terutama jasa.

"Kalau banyak (wisatawan) yang datang, maka hotel bergerak, rumah makan bergerak. Kalau semua bergerak, insya Allah pendapatan asli daerah naik," jelasnya.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Cak Eri telah menginstruksikan petugas untuk rutin berpatroli dan menambah sistem pemantauan.

"Kami lakukan terus patroli, teman-teman berputar di lokasi. Yang kedua, kami juga memasang CCTV dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk hukumannya,” ungkapnya.


×
Berita Terbaru Update