Jombang, korannasional.id - Sebuah bus antarkota milik PO Mira mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (5/11/2025) malam.
Meski sempat membuat panik warga sekitar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
Bus Hino bernomor polisi S 7205 US yang dikemudikan Sodikin (31), warga Desa Tlogo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, melaju dari arah timur menuju barat. Saat melintas di sekitar perempatan Jonggrong, kendaraan tiba-tiba oleng dan selip ke sisi jalan.
Saksi mata, Priwahyudi (44), warga Kabupaten Ngawi, menyebut bus sempat berupaya menghindari truk yang menyeberang mendadak di depannya.
"Tadi bus melaju dari arah timur, tiba-tiba oleng karena menghindari truk yang nyebrang. Untungnya sopir bisa mengendalikan, jadi tidak ada penumpang yang terluka," ucapnya dalam keterangan yang diterima media ini.
Polisi Pastikan Tak Ada Korban
Petugas dari Satlantas Polres Jombang segera datang ke tempat kejadian untuk melakukan olah TKP dan memastikan arus lalu lintas tetap lancar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, bus mengalami selip saat melaju di jalur utama akibat kondisi jalan yang licin.
"Benar, bus PO Mira mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Dukuhdimoro. Dugaan sementara karena kendaraan selip saat melintas dari timur ke barat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," ungkap Siswanto, saat dikonfirmasi terpisah pada Kamis (6/11/2025).
Waspadai Jalur Mojoagung-Jombang
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya selip pada kendaraan tersebut. Namun, faktor jalan licin akibat hujan diduga menjadi salah satu penyebab utama.
Siswanto juga mengimbau agar para pengemudi lebih berhati-hati saat melintas di jalur alternatif Mojoagung-Jombang yang kerap ramai kendaraan dan rawan kecelakaan.
"Kami mengingatkan seluruh pengemudi agar selalu waspada. Kondisi cuaca belakangan sering hujan, jadi jalan licin dan mudah membuat kendaraan tergelincir," pungkas Siswanto.