REMBANG, korannasional.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar pembekalan teknis bagi 69 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purna tugas untuk periode Agustus, September, dan Oktober 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Rembang ini berlangsung di Pendopo Museum R.A. Kartini pada Rabu (1/7/2026).
Pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan para calon pensiunan agar lebih siap menghadapi masa purna tugas secara produktif, mandiri, dan tetap mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Selain itu, agenda ini menjadi bentuk apresiasi nyata dari pemerintah daerah atas pengabdian mereka.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Rembang, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Rembang. Saya berharap Bapak dan Ibu tetap aktif berkarya serta terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar," ujar Bupati Rembang dalam arahannya.
Rincian Formasi PNS Purna Tugas
Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang, Mardi, S.Pd., M.T., memaparkan rincian dari puluhan aparatur negara yang akan pensiun tersebut.
Dari total 69 PNS, formasi terdiri atas:
37 orang tenaga guru
21 orang tenaga teknis
7 orang pejabat struktural
4 orang tenaga kesehatan
"Pembekalan ini diharapkan menjadi bekal yang komprehensif bagi para calon purnatugas untuk menghadapi masa pensiun dengan lebih baik dan penuh kesiapan," kata Mardi.
Ungkapan Syukur dan Harapan untuk Dunia Pendidikan
Rasa syukur mendalam disampaikan oleh salah satu perwakilan PNS purna tugas, Kelik Srikamto, S.Pd. Guru yang telah lama mengabdi di SMP Negeri 1 Sarang ini mengaku lega karena dapat menyelesaikan amanah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan rekam jejak yang baik.
"Alhamdulillah, saya merasa sangat lega karena dapat menjalankan tugas negara hingga memasuki masa purna tugas ini dalam keadaan sehat walafiat dan bahagia," ungkap Kelik kepada awak media.
Sebagai pendidik, Kelik menitipkan pesan menyentuh kepada para muridnya untuk terus belajar sungguh-sungguh demi meraih cita-cita. Ia juga mengajak rekan-rekan sejawatnya sesama guru untuk tidak lelah membimbing siswa serta terus menjaga rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.
"Semoga SMP Negeri 1 Sarang semakin jaya dan maju. GRITUSA JAYA (Negeri Satu Tetap Jaya)!" ucapnya menyuarakan slogan sekolahnya.
Di akhir momentum tersebut, Kelik menaruh harapan besar kepada jajaran Pemkab Rembang untuk terus memberikan perhatian lebih terhadap dunia pendidikan di masa mendatang.
"Semoga pendidikan di Kabupaten Rembang semakin berkembang, maju, dan mampu sejajar dengan daerah lain yang telah lebih dulu berkembang," pungkasnya.
Bagi para abdi negara ini, purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan babak baru untuk tetap berkarya dan menebar manfaat di tengah masyarakat. Masa pensiun hanyalah batas formal kedinasan, namun nilai-nilai pengabdian akan tetap hidup sepanjang hayat.
(Sugito)
