Notification

×

Tag Terpopuler

Sidak Sekolah Terbakar di Tarik, Subandi Targetkan Bantuan Segera Cair

Selasa, 20 Oktober 2026 | Oktober 20, 2026 WIB Last Updated 2026-10-21T04:38:01Z


 Foto: Bupati Sidoarjo mengalokasikan bantuan kepada KB/TK Islam Chairina




Sidoarjo, Korannasional.id | 19 Oktober 2026 — Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan percepatan penanganan KB/TK Islam Chairina di Dusun Tempuran, Desa Tarik, Kecamatan Tarik, setelah sekolah tersebut mengalami kebakaran pada Minggu (18/10/2026).

Saat melakukan sidak pada Senin (19/10/2026), Subandi meninjau langsung kondisi bangunan sekolah sekaligus membahas skema bantuan yang bisa segera digunakan untuk mendukung proses perbaikan.

Pemkab Sidoarjo menyiapkan dua opsi pendanaan. Opsi pertama adalah Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Bupati yang dinilai dapat menjadi jalan percepatan. Sementara itu, opsi kedua melalui pengajuan pada pos data revitalisasi sekolah atau revit dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Subandi meminta agar mekanisme yang dipilih tidak membuat penanganan sekolah menjadi lambat. Ia menilai fasilitas pendidikan yang terdampak musibah perlu segera dipulihkan supaya anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman.

“Kita ada dua alternatif, alternatif pertama adalah kita pakai BKK. Bantuan keuangan khusus bupati ini sebagai percepatan. Ini tadi dari Kapodik menyampaikan ada lagi alternatif dari data revit, cuma ini jangan lama-lama karena ini adalah tempat pendidikan. Kalau nanti lama-lama kan kasihan,” ujarnya.

Untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai harapan, Subandi menyatakan akan memantau perkembangan pengajuan bantuan. Apabila dalam dua minggu usulan melalui Dapodik belum masuk, Pemkab Sidoarjo akan mempertimbangkan penanganan melalui skema lain agar perbaikan tidak tertunda.

“Nanti kita cek kalau dalam waktu dua minggu usulan ini ke Dapodik belum masuk, lebih baik kita tangani sendiri biar anak-anak kita bisa segera sekolah,” tegasnya.

Dalam kunjungan yang sama, Subandi juga menyoroti kondisi rumah warga yang berada di belakang sekolah. Rumah tersebut dinilai tidak layak huni karena bagian atapnya sudah banyak mengalami kerusakan dan keropos.

Ia langsung meminta kepala desa menyiapkan data kependudukan pemilik rumah agar proses bantuan perbaikan dapat dikawal. Subandi berharap perbaikan bisa segera dilakukan sehingga rumah tersebut menjadi lebih layak dan aman untuk ditempati.

“Atapnya tadi saya lihat sudah keropos, nanti kita siapkan minimal minggu depan sudah bisa dilakukan perbaikan. Nanti Pak Kepala Desa, saya minta data KTP-nya dan kita kawal agar bisa diperbaiki dan menjadi rumah layak huni. Kalau hujan tidak kehujanan dan kalau kondisi panas seperti ini tidak ada kekhawatiran,” kata Subandi.

Sidak tersebut tidak hanya berfokus pada pemulihan sarana pendidikan pascakebakaran, tetapi juga mengidentifikasi kebutuhan warga sekitar yang memerlukan perhatian pemerintah daerah.

(Ahmadi)

×
Berita Terbaru Update