Notification

×

Tag Terpopuler

Gelar Sidak di Tiga Lokasi, Wabup Sidoarjo Tegaskan Komitmen Berantas Penyakit Masyarakat

Minggu, 12 Juli 2026 | Juli 12, 2026 WIB Last Updated 2026-07-13T02:24:44Z
Keterangan Foto : Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., memberikan keterangan pers kepada para wartawan usai memimpin jalannya razia gabungan penertiban penyakit masyarakat di tiga lokasi, Sabtu (11/7/2026) malam.


SIDOARJO, Korannasional.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. Sebagai langkah nyata, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) dan razia gabungan di tiga lokasi sekaligus pada Sabtu (11/7/2026) malam.


Operasi penertiban ini menyasar warung remang-remang di area selatan Pabrik Gula Krembung, kawasan eks-lokalisasi Krengseng di Krian, serta sejumlah tempat karaoke dan lokasi tongkrongan di Desa Lebo. Selain menjaga ketertiban umum, operasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemkab dalam menekan penyebaran HIV/AIDS.


Dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo, Yany Setyawan, operasi ini melibatkan personel gabungan dari Satpol PP, unsur TNI, Polri, serta jajaran Forkopimka setempat.

Kebocoran Informasi Jadi Evaluasi


Sidak dimulai di Desa Mojoruntut, tepatnya di area selatan Pabrik Gula Krembung, yang diduga kuat kerap dijadikan lokasi transaksi prostitusi. Namun, di lokasi pertama ini petugas tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan.


Rombongan kemudian bergeser ke lokasi kedua, yaitu kawasan Krengseng di Kecamatan Krian. Di sana, Wabup Mimik meninjau langsung deretan gubuk dan warung. Meski sebagian besar lokasi sudah sepi yang diduga akibat bocornya informasi operasi sebelum tim tiba di lokasi—petugas berhasil mengamankan empat wanita penghibur. Selain itu, petugas juga menerima laporan mengenai adanya praktik perjudian seperti sabung ayam dan judi kartu cap jiki yang selama ini meresahkan warga.


Menanggapi dugaan kebocoran informasi tersebut, Wabup Mimik menyatakan hal ini akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi jajarannya.


"Ada tiga titik yang tadi kami datangi, tetapi sudah sepi karena diduga informasinya bocor. Ini menjadi evaluasi ke depan agar operasi berikutnya bisa lebih efektif," ujar Mimik di sela-sela penertiban.
Instruksi Tegas Pembongkaran Bangunan Liar


Meskipun kondisi di lapangan sudah sepi, Wabup Mimik menginstruksikan agar proses penertiban tidak kendor. Ia meminta bangunan-bangunan liar di kawasan Krengseng segera dibongkar sesuai prosedur hukum yang berlaku, mulai dari pemberian surat peringatan hingga pembongkaran mandiri.


"Kalau memang berpindah tempat, segera dibersihkan. Jangan sampai dibiarkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Begitu terlihat ada aktivitas lagi, langsung ditertibkan. Nanti lama-lama mereka akan bosan sendiri kalau tidak diberi ruang," tegas Mimik.


Ia juga menambahkan bahwa lahan eks-penyakit masyarakat ini ke depannya harus dialihfungsikan agar lebih bermanfaat untuk publik. "Setelah ditertibkan, lahannya bisa dimanfaatkan menjadi ruang terbuka hijau atau taman agar memberikan manfaat bagi masyarakat," imbuhnya.
Penataan Tanah Kas Desa (TKD) di Desa Lebo.


Sidak berakhir di Desa Lebo. Di lokasi ketiga ini, Wabup Mimik mendapati adanya sejumlah lapak karaoke dan tempat tongkrongan yang berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD). Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan berbagai jenis minuman keras (miras) di beberapa lapak serta mengamankan sejumlah pengunjung yang tidak membawa kartu identitas (KTP).


Terkait temuan ini, Wabup meminta Pemerintah Desa Lebo, khususnya kepala desa yang baru menjabat, untuk segera melakukan pendataan dan penataan ulang secara total terkait pemanfaatan aset desa tersebut.


"Hari ini saya ada di Desa Lebo. Di sini banyak lapak karaoke dan tempat tongkrongan yang berdiri di tanah kas desa. Kepala desa yang baru harus segera mendata dan menata ulang, berapa jumlah lapaknya, bagaimana pengelolaannya, dan berapa pemasukan untuk desa. Tadi juga kami menemukan berbagai jenis minuman keras di lokasi serta pengunjung yang tidak membawa kartu identitas," jelas Wabup.


Di akhir operasi, Wabup Mimik menegaskan bahwa operasi serupa tidak akan berhenti sampai di sini. Pemkab Sidoarjo bersama aparat penegak hukum akan terus menggelar razia secara berkala dan berkelanjutan.


"Razia akan terus kami lakukan. Sikat habis! Sidoarjo harus bersih, nyaman, dan asri," pungkasnya.


(Red/Humas)
×
Berita Terbaru Update