Keterangan Foto : Bupati Sidoarjo H. Subandi (tengah) saat berdiskusi bersama jajaran Forkopimda Sidoarjo dalam rakor penguatan stabilitas daerah dan pemantapan program ketahanan pangan di Pendopo Delta Wibawa.SIDOARJO, Korannasional.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pemantauan Perkembangan Politik di Pendopo Delta Wibawa pada Selasa (7/7/2026). Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan stabilitas daerah serta penyuksesan berbagai program strategis nasional.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dan dihadiri oleh jajaran DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sidoarjo.
Dalam arahannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan yang kokoh merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas regional. Menurutnya, urusan pemerintahan tidak boleh sekadar dipandang sebagai masalah administrasi semata, melainkan harus menyentuh aspek menjaga ketertiban, memperkuat ketahanan sosial, serta membangun keharmonisan di tengah masyarakat.
"Sidoarjo memiliki posisi strategis dalam mendukung stabilitas Jawa Timur. Karena itu, kami berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan kolaboratif bersama Forkopimda, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat," ujar Subandi.
Dukungan Penuh Terhadap Program Strategis Nasional
Salah satu poin krusial yang menjadi pembahasan utama dalam rakor tersebut adalah dukungan penuh Pemkab Sidoarjo terhadap visi-misi Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Subandi menilai program ini sangat vital demi membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini.
"Pelaksanaan MBG memerlukan sinergi kuat antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Keberhasilan program ini harus ditopang pengawasan bersama agar kualitas, keamanan pangan, dan ketepatan sasarannya terjamin," tegasnya.
Sebagai langkah konkret di lapangan, Pemkab Sidoarjo akan mengintegrasikan program Kawasan Mandiri Pangan (KMP) di tingkat desa dan kelurahan sebagai ekosistem pendukung MBG. Langkah integrasi ini diharapkan mampu menyuplai kebutuhan bahan pangan lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga setempat.
Secara khusus, Bupati Subandi meminta agar program ketahanan pangan daerah berfokus pada pemenuhan tiga komoditas utama masyarakat.
"Harus fokus pada tiga item kebutuhan dasar masyarakat, yaitu beras, gula, dan minyak. Kehadiran program pangan ini harus bisa meringankan beban ekonomi masyarakat," imbuhnya.
Sinergi Lintas Sektor
Di akhir arahannya, Subandi mengajak seluruh elemen pemangku kepentingan di Sidoarjo untuk merapatkan barisan demi mewujudkan daerah yang aman, sehat, maju, dan berdaya saing.
"Saya mengajak Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, dunia usaha, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas daerah. Kita pastikan setiap kebijakan bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi penerus bangsa," pungkas Subandi.
(Red/Hum)